Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah
Sunday, October 14, 2018
Add Comment
Hampir segala orang pernah menikmati situasi sulit bibir pecah-pecah. Selain mengganggu penampilan, keadaan ini juga membikin bibir terasa sakit, tak nyaman, pun mungkin bisa berdarah. Atasi bibir pecah-pecah dengan dengan sistem di bawah ini.
Kebanyakan orang menduga bahwa bibir pecah-pecah cuma timbul ketika musim panas atau musim kemarau. Walaupun, bibir pecah-pecah bisa juga dialami ketika musim hujan. Untuk menghilangkan bibir pecah-pecah, ada beberapa sistem yang bisa dijalankan, di antaranya:
Walaupun kadang bermaksud untuk membasahi bibir yang mengalami kekeringan, terbukti menjilati bibir justru memperburuk bibir pecah-pecah. Cepatnya air liur menguap menyebabkan bibir mengalami keadaan lebih kering ketimbang sebelum dijilat. Apabila menjilati bibir disebabkan oleh penggunaan lip balm yang mengandung rasa, karenanya pengaplikasiannya sebaiknya dihindari.
Memakai lip balm bertabir surya ketika beraktivitas di bawah cahaya sang surya bisa mencegah bibir pecah-pecah. Semakin sering kali beraktivitas di luar ruangan, semakin sering kali pula keperluan menggunakan pelindung bibir.
Sebisa mungkin hindari kontak seketika dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Beberapa orang rentan alergi kepada produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit.
Untuk menjaga kelembapan pada bibir, penting untuk cukup minum air putih, agar tubuh termasuk bibir konsisten terhidrasi. Apabila perlu, pasanglah pelembap udara di ruangan.
Beberapa orang mungkin lebih menyukai bernafas menggunakan mulut ketimbang hidung mereka. Istiadat bernafas dengan mulut ini sebaiknya dihindari karena bisa memperburuk keadaan bibir pecah-pecah.
Beberapa obat bisa memunculkan efek samping berupa bibir pecah-pecah. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi, cemas berlebih, alergi, rasa nyeri, jerawat, dan situasi sulit penapasan, bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Konsultasikan dengan dokter untuk mengenal dengan pasti hal tersebut. Apabila sangat mengganggu, Anda bisa menetapkan pilihan obat lain.
Walaupun bibir pecah-pecah bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi pada beberapa orang, hal tersebut bisa berubah menjadi semakin parah. Apabila sudah parah, bibir pecah-pecah bisa berubah menjadi cheilitis atau peradangan pada komponen permukaan bibir. Pedoman spesifik dari cheilitis ialah munculnya pecah-pecah di sudut bibir dan bisa disertai oleh infeksi. Apabila bibir pecah-pecah susah diatasi atau sudah menjadi cheilitis, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Kebanyakan orang menduga bahwa bibir pecah-pecah cuma timbul ketika musim panas atau musim kemarau. Walaupun, bibir pecah-pecah bisa juga dialami ketika musim hujan. Untuk menghilangkan bibir pecah-pecah, ada beberapa sistem yang bisa dijalankan, di antaranya:
Kurangi kebiasaan menjilat bibir
Walaupun kadang bermaksud untuk membasahi bibir yang mengalami kekeringan, terbukti menjilati bibir justru memperburuk bibir pecah-pecah. Cepatnya air liur menguap menyebabkan bibir mengalami keadaan lebih kering ketimbang sebelum dijilat. Apabila menjilati bibir disebabkan oleh penggunaan lip balm yang mengandung rasa, karenanya pengaplikasiannya sebaiknya dihindari.
Pakai pelindung bibir
Memakai lip balm bertabir surya ketika beraktivitas di bawah cahaya sang surya bisa mencegah bibir pecah-pecah. Semakin sering kali beraktivitas di luar ruangan, semakin sering kali pula keperluan menggunakan pelindung bibir.
Hindari pemicu alergi
Sebisa mungkin hindari kontak seketika dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Beberapa orang rentan alergi kepada produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit.
Jaga tingkat kelembapan
Untuk menjaga kelembapan pada bibir, penting untuk cukup minum air putih, agar tubuh termasuk bibir konsisten terhidrasi. Apabila perlu, pasanglah pelembap udara di ruangan.
Bernafas via hidung
Beberapa orang mungkin lebih menyukai bernafas menggunakan mulut ketimbang hidung mereka. Istiadat bernafas dengan mulut ini sebaiknya dihindari karena bisa memperburuk keadaan bibir pecah-pecah.
Hindari penggunaan obat-obatan tertentu
Beberapa obat bisa memunculkan efek samping berupa bibir pecah-pecah. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi, cemas berlebih, alergi, rasa nyeri, jerawat, dan situasi sulit penapasan, bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Konsultasikan dengan dokter untuk mengenal dengan pasti hal tersebut. Apabila sangat mengganggu, Anda bisa menetapkan pilihan obat lain.
Walaupun bibir pecah-pecah bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi pada beberapa orang, hal tersebut bisa berubah menjadi semakin parah. Apabila sudah parah, bibir pecah-pecah bisa berubah menjadi cheilitis atau peradangan pada komponen permukaan bibir. Pedoman spesifik dari cheilitis ialah munculnya pecah-pecah di sudut bibir dan bisa disertai oleh infeksi. Apabila bibir pecah-pecah susah diatasi atau sudah menjadi cheilitis, sebaiknya periksakan diri ke dokter.


0 Response to "Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah"
Post a Comment