Review Lengkap Bentley Continental GT V8 S
Friday, October 19, 2018
Add Comment
Postur Continental GT V8 S ini bisa menjaga sosok aristokrat brand premium Inggris, tapi sentuhan ala kendaraan beroda empat pesat konsisten tersirat. Coba lihat desain bumper dan gril besarnya yang dihiasi mesh grille, seolah kendaraan beroda empat ini siap menelan udara sebanyak mungkin untuk mendinginkan ratusan kekuatan kuda dan jambakan torsi yang ada di balik bonnet besar nan angkuh itu.
Sisanya, masih tipikal muka sebuah Conti GT (panggilan singkat untuk Continental GT). Headlamp lingkaran ganda di setiap sisi, dan ada hiasan chrome kecil yang sebenarnya merupakan headlamp washer yang akan membersihkan lampu depan GT berbobot 2 ton lebih ini saat kita mengaktifkan tombolnya dari dalam kabin. Kecuali di Conti GT, detil ini ada juga di saloon super mewah Bentley Continental Flying Spur.
Apa huruf S yang disematkan di balik nama V8 mengindikasikan kata �Sport�? Dapat jadi, soalnya kaki-kaki kendaraan beroda empat ini amat berisi. Pelek diameter besar, rem cakram berkaliper merah dengan bantuan kekuatan cengkeram ke jalan via karet bundar Pirelli PZero sebagai perlengkapan bawaan. Profil samping Continental GT masih mengukuhkan warisan kultur Bentley yang memamerkan garis desain �Powerline�, tersirat dari garis desain tegas yang ada di keempat fender kendaraan beroda empat ini.
Detil lainnya, coba lihat fendernya, apa wujud kisi udara samping kendaraan beroda empat ini mengingatkan akan sesuatu? Yap, itu wujud logo Flying B, dahulu Bentley juga memakai logo seperti ini, dihasilkan berdiri di atas kap mesinnya. Teladan riilnya bisa diperhatikan di Bentey Mulsanne.
Menonjol belakang dari Continental GT ini disempurnakan dengan chrome di bumper belakang serta 4 buah knalpot pipih yang elegan. Lampu belakang LED-nya dihiasi garis chrome, dan garis desain keseluruhan kendaraan beroda empat ini luar biasa bersih, tak ada tarikan garis yang menabrak satu sama lain, bertumpuk atau overlapping.
Kualitas proses? Jangan ditanya, luar biasa detil, benar-benar sebuah kendaraan beroda empat dengan jenjang proses yang amat tinggi. Celah antar panel amat konsisten dan rapat, tak ada kejanggalan pemasangan pada kendaraan beroda empat ini. Serius, mencari ketidakrapian pada detil kendaraan beroda empat ini sama susahnya dengan mencari sebutir garam di tumpukan gula pasir halus.
Jangan seketika berdaya upaya jika interior Continental GT yang anda lihat ini pasti nuansanya sama untuk semua dunia. Segala Bentley punya interior yang berbeda satu sama lain, tak ada yang benar-benar sama persis. Segala dihasilkan cocok selera pemiliknya, jadi interior Bentley milik Paris Hilton belum tentu sama dengan Bentley milik Paris Hutapea. Bentley bisa melakukan apapun yang dipinta oleh konsumennya dalam hal membuat interior Conti GT agar lebih menampakkan jati diri mereka.
Teladan, anda seorang wanita sosialita dengan kekayaan melimpah? Mau beli Bentley yang warna luar-dalamnya sama dengan cat kuku seharga jutaan rupiah di jari-jemari anda? Dapat! Atau anda penggila ransel mahal seperti Louis Vuitton, Hermes dan lain-lain dan berharap lapisan kulitnya disamakan dengan ransel anda? Dapat! Atau anda merupakan seorang penggila batu mulia dan berharap panel batu untuk kabin Conti GT ini? Dapat! Sempurna kombinasi pada kendaraan beroda empat ini bisa dibilang tak terbatas.
Kualitasnya? Benar-benar kelas atas, setiap lapisan kulitnya halus saat disentuh, semua lapisan metal dan logam amat halus dan solid, bahkan feedback saat tombol-tombol ditekan juga diperhitungkan oleh Bentley. Perhatian kepada skor presisi yang tinggi konsisten ada sampai ke elemen metal terkecil sekalipun, seperti lighter rokok dan kenop metal di dekat kisi AC untuk mengontrol intensitas AC. Halus, mulus dan solid.
Setir Bentley Conti GT ini terasa mantap, dengan pengendalian yang bisa dilaksanakan secara elektronik. Jahitan yang menemani lapisan kulitnya bahkan rapi tanpa cela, dan di sini ada tombol-tombol untuk audio, cruise control, MID dan paddle shift.
Tampilan instrumen kendaraan beroda empat ini menyampaikan semua informasi yang diperlukan pada layar MID di tengah, dengan angka tertinggi di spidometer merupakan 340 km/jam. FYI, jika kita matikan kendaraan beroda empat ini seusai diterapkan, setirnya akan naik sedikit agar kita lebih mudah keluar dari kendaraan beroda empat dan setelan joknya akan kembali ke setelan yang sudah anda atur sendiri saat kita duduk kembali di joknya. Clever little things, huh?
Sektor tengah kendaraan beroda empat ini disematkan sebuah jam analog yang didesain khusus buat Bentley, dihasilkan oleh Breitling yang merupakan salah satu pembuat jam mewah terkemuka di dunia. Di bawahnya ada pusat metode informasi dengan layar 8 inci, hard disk 30 GB, navigasi, telepon, dan bisa menampakkan setting suspensi udara pada kendaraan beroda empat ini. Persis di bawahnya merupakan kontrol untuk mengontrol temperatur, penghangat, AC, kecepatan tiupan AC, dan masih banyak lagi.
Tuas transmisi Bentley ini ditemai dengan tombol rem parkir elektrik di sisi kanannya. Sekiranya anda bertanya, bagaimana metode memindahkan tuas dari posisi R ke D atau sebaliknya? Mudah, tekan tombol hitam berlogo �B� di atasnya dan pindahkan ke posisi yang anda berharap.
Di belakangnya, ada tombol start-berhenti engine, lampu hazard, pemanas jok, pengatur suspensi, serta tombol untuk mengontrol seberapa jauh kendaraan beroda empat ini berharap diceperkan atau ditinggikan, cocok keperluan. Biarpun kendaraan beroda empat ini sudah punya tombol start-berhenti, tapi kuncinya sepatutnya dimasukkan dahulu ke slot khusus di belakang setirnya.
Jok yang dilapis kulit berkualitas ini punya pengendalian elektrik yang komplit. Segala ada, sliding, reclining, height adjuster, thigh support, lumbar support, daya ingat pengingat posisi jok dan lain-lain.
Kabin belakangnya? Ayolah, namanya juga kendaraan beroda empat GT, amat tak menarik untuk membahas seberapa luas komponen belakang kendaraan beroda empat ini, tapi jika soal mutu, lain cerita. Kabin belakang kualitasnya sama persis dengan di depan, masih presisi, mewah, elegan dan tanpa cela.
Saatnya masuk dari inti dari kendaraan beroda empat-kendaraan beroda empat sejenis ini : mesin. Versi V8 S ini dipasangi mesin 4.000 cc V8 twin turbo, dan turbonya sudah bertipe twin scroll. Continental GT V8 S punya kekuatan 521 telepon pintar dan torsi 680 Nm, torsinya bisa terasa sejak 1.700 rpm. Ini artinya, kekuatan dan torsi GT mewah penjelajah ini sudah ada di teritorial supercar.
Dengan transmisi otomatis 8 percepatan buatan ZF, 0-100 km/jam cukup 4,5 detik saja dengan kecepatan maksimum 308 km/jam. Padahal performanya mantap seperti kuatnya seorang Goliath, Continental GT berusaha untuk bisa menjadi teman bagi para member Greenpeace. Itu sebab ia bisa mematikan 4 silindernya jika kendaraan beroda empat ini sedang melaju santai, dan menjadi sebuah mesin V4 untuk meningkatkan skor efisiensi.
Padahal demikian, pasti ada yang bertanya kenapa figur performanya tak sesadis supercar yang dihasilkan oleh psikopat yang haus akan kecepatan? Alasannya, dengan semua detil, fitur, kemewahan, dan semua hal yang membuat mata ini terbelalak, itu semua berefek pada muatan kendaraan beroda empat ini. Bentley Continental GT V8 S ini bobotnya mencapai 2,3 ton, dan sudah pasti itu berefek pada skor power to weight ratio (PWR) kendaraan beroda empat ini. Lalu, bagaimana rasanya menjadi seorang penjinak GT besar, berat nan bertenaga seperti Conti GT?
Tolong dicatat, secara aktual kami cuma mencoba Bentley ini cuma sebanyak 1 putaran sirkuit Sentul. Yang kami berharap cari tahu merupakan kemampuan kendaraan beroda empat ini berbelok, sekaligus mengeksplor potensinya walaupun belum ke spot maksimum, mengingat jalur lurus terpanjang di Sentul ditutup saat acara ini berlangsung, jadi tak bisa terlalu leluasa.
Setelah memahami sebagian arahan dari instruktur yang mengawal kami di jok penumpang, kami mengganti setup suspensinya ke mode sport, demikian juga respon mesinnya. Segera, suara mesin V8-nya menjadi berat dan parau, dan saat saya mencoba sedikit sprint seketika dari 0 km/jam di lajur pit lane, instruktur mengingatkan untuk santai sedikit sebab akan ada kans lain untuk mengenal kendaraan beroda empat ini lebih jauh lagi.
Mencontoh Jaguar F-Type yang dikendarai Fitra Eri sebagai mengkudu car, kami sepatutnya menjaga jarak antar kendaraan beroda empat agar ada kans untuk bisa mengenal sifat kendaraan beroda empat ini sebenarnya. Setelah turn 2, ada jarak yang amat jauh antara kami dan kendaraan beroda empat yang ada di depan, jadi kami seketika injak pedal gas sampai rata dengan lantai dan menginginkan ada G-Force yang bisa membuat semua organ tubuh terhempas ke belakang dan tulang punggung kami ditanam mati di joknya.
Kongkretnya? Aha, kejutan. Cuma ada hentakan lembut yang menyokong badan ke belakang dan kendaraan beroda empat ini berakselerasi dengan amat halus. Ini luar biasa! Saat itu juga, instruktur kembali memperingatkan agar hati-hati, sebab kendaraan beroda empat ini bisa membuat kita merasa tak sedang ngebut, walaupun kenyataannya kita sedang ngebut. Sebelum turn 3 saja, jarum sempat via angka 160 km/jam.
Memasuki tikungan, ada kejutan lagi. Oke, ini bukan Subaru WRX STI yang sedikit understeer saat ngebut kemudian melahap tikungan tapi bisa kembali terkontrol dengan mudah dan punya pengendalian cekatan berikut keseimbangan mumpuni, ini juga bukan BMW M3 yang gesit, pesat dan bisa menjelang serta menyelesaikan tikungan dengan pesat. Saat menikung, Bentley ini terasa seperti sebuah kapal, tapi dengan karakter yang amat stabil dan terkendali. Masih ada kekuatan cengkeram dari keempat ban kendaraan beroda empat berpenggerak 4 roda ini, atau jika kami sepatutnya mempersingkat artikel tadi, Bentley ini bisa menikung dengan gaya perlente seorang aristokrat.
Suara mesin V8-nya amat menggugah batin. Injak gasnya, maka nada gemuruh dari mesin 8 silinder ini akan timbul dan membuat perjalanan jadi makin bercita rasa dan berbeda. Remnya amat menyenangkan, tak terlalu menggigit seperti supercar yang remnya benar-benar berusaha menghentikan kendaraan beroda empat sesegera mungkin. Rasa pengeremannya gradual, halus dan bisa ditakar, tapi jika diperlukan, injak remnya lebih keras dan kendaraan beroda empat akan mengerem sampai berhenti dengan metode yang penuh wibawa.
Jadi, apa yang kami bisa mengenai Bentley Continental GT V8 S ini? Padahal speknya mirip kendaraan beroda empat sport, catat dahulu bahwa ini bukan kendaraan beroda empat sport, bukan juga supercar. Ini merupakan kendaraan beroda empat untuk mereka yang sudah menikmati kesuksesan dari jerih payah mereka dan berharap menjelajah dunia ini dalam balutan kemewahan, perasaan nyaman dan konsisten punya kinerja yang tingkatannya tak main-main jika mereka suatu saat butuh berlari pesat.
Tidak, kendaraan beroda empat ini tak akan membuat adrenalin kita terpacu sampai ke ubun-ubun, ia juga tak akan membuatmu berputar saat melumat gangguan di jalan dengan kecepatan tinggi. Ia akan konsisten setia dengan semua perintahmu, ia merupakan sebuah Gran Tourer, ia merupakan sebuah� Bentley.
Kami membayangkan mengendarai kendaraan beroda empat ini di jalur terindah di dunia, seperti di pegunungan Alps, Grand Canyon di Amerika Serikat atau di jalur Lombok yang berkelok dan sempit, dengan kendaraan beroda empat seperti ini yang bisa mendefinisikan gaya, atmosfer kemewahan dan kinerja yang amat amat lebih dari cukup untuk jalur apapun. Ini merupakan Gentleman�s Car yang mempesona, atau mungkin juga sebagai Lady�s Car. The end.


0 Response to "Review Lengkap Bentley Continental GT V8 S"
Post a Comment