Indikasi USG Program Hamil
Sunday, October 21, 2018
Add Comment
USG program hamil yaitu prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk memperhatikan keadaan organ reproduksi pada pasien yang sedang menjalani program kehamilan. USG program hamil umumnya mencakup 2 tipe pemeriksaan, yaitu USG transvaginal dan USG panggul.
Ultrasonografi (USG) yaitu prosedur pencitraan dengan memakai gelombang bunyi berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar keadaan bagian dalam tubuh pasien. Melewati teknologi USG, dokter dapat mendeteksi gangguan yang mungkin terjadi pada organ, struktur, atau jaringan tubuh tanpa patut membuat sayatan.
USG dilakukan kepada wanita yang sedang menjalani program kehamilan untuk mendeteksi kapan ovulasi terjadi. Ovulasi yaitu pelepasan sel telur dari indung telur. Jenis USG yang dilakukan selama program hamil yaitu USG panggul atau USG transvaginal.
USG program hamil dilakukan oleh tiap-tiap wanita yang sedang menjalani program kehamilan. Sebagian besar wanita umumnya menjalani program hamil setelah 1 tahun tak mendapatkan keturunan, meski sudah melaksanakan aktivitas seksual secara aktif dan tanpa kontrasepsi. USG program hamil dipakai untuk menilai beberapa elemen berkaitan keadaan sistem reproduksi pasien, antara lain:
Ultrasonografi (USG) yaitu prosedur pencitraan dengan memakai gelombang bunyi berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar keadaan bagian dalam tubuh pasien. Melewati teknologi USG, dokter dapat mendeteksi gangguan yang mungkin terjadi pada organ, struktur, atau jaringan tubuh tanpa patut membuat sayatan.
USG dilakukan kepada wanita yang sedang menjalani program kehamilan untuk mendeteksi kapan ovulasi terjadi. Ovulasi yaitu pelepasan sel telur dari indung telur. Jenis USG yang dilakukan selama program hamil yaitu USG panggul atau USG transvaginal.
USG program hamil dilakukan oleh tiap-tiap wanita yang sedang menjalani program kehamilan. Sebagian besar wanita umumnya menjalani program hamil setelah 1 tahun tak mendapatkan keturunan, meski sudah melaksanakan aktivitas seksual secara aktif dan tanpa kontrasepsi. USG program hamil dipakai untuk menilai beberapa elemen berkaitan keadaan sistem reproduksi pasien, antara lain:
- Posisi dan keberadaan organ reproduksi. Salah satu elemen pemeriksaan paling mendasar sebab beberapa wanita dilahirkan tanpa indung telur (ovarium) atau rahim.
- Keadaan ovarium. Pemeriksaan kepada ukuran dan bentuk indung telur atau ovarium.
- Jumlah folikel antral. Folikel antral yaitu kantung kelenjar berisi sel telur yang belum matang. Apabila jumlah folikel antral sangat rendah, karenanya dapat menonjolkan cadangan sel telur yang rendah. Tapi, seandainya jumlah folikel antral sangat tinggi, karenanya dapat menonjolkan kemungkinan PCOS (polycystic ovary syndrome).
- Keadaan rahim. USG dipakai untuk mengidentifikasi ukuran, bentuk, dan posisi rahim, serta kemungkinan adanya kelainan pada rahim.
- Ketebalan endometrium (selaput lendir rahim). Endometrium akan kian menebal ketika pasien mengalami siklus menstruasi. USG dipakai untuk mendeteksi seandainya ketebalan endometrium tak normal.
- Keadaan saluran indung telur. USG dipakai untuk mendeteksi kelainan yang mungkin terjadi pada saluran indung telur atau tuba falopi, semisal pembengkakan.


0 Response to "Indikasi USG Program Hamil"
Post a Comment