Review Lengkap Eksterior Hyundai H-1 Facelift 2016
Friday, October 19, 2018
Add Comment
Komitmen Hyundai Indonesia untuk meluncurkan 4 kendaraan beroda empat baru di tahun ini satu persatu mulai diatasi. Pertama, ada Santa Fe facelift, kemudian ada All New Tucson dan ketiga, ialah MPV besar Hyundai H-1 facelift. Kedua SUV Hyundai yang kami sebut di permulaan sudah kami bahas, tinggal MPV besar sliding door ini saja yang belum.
Sebenarnya agak penasaran juga dengan kendaraan beroda empat yang satu ini, soalnya apabila berkeinginan MPV besar seperti ini, dari kubu merek Jepang ada Serena, Biante, Delica dan Nav1, melainkan apa H-1 ini dapat memberikan lebih dibanding kendaraan beroda empat-kendaraan beroda empat tadi? Atau bahkan sebaliknya? Biar tidak tanggung, kami membahas yang tipe Royale CRDi, alias yang paling mahal seharga 573 jutaan (diesel) dan 515 jutaan (bensin).
Perlu dicatat, judul dari Hyundai H-1 ini ialah facelift, jadi memang ubahannya tidak akan kelewat banyak. Resep ubahannya juga cukup standar, ialah dengan penambahan chrome di sana, sini, situ dan sono. Di depan saja sudah ada gril chrome, lis chrome bumper depan dan garnish chrome untuk foglamp dekat LED DRL. Grilnya besar juga ya? Oh ya, lampu depan kendaraan beroda empat yang panjangnya 5,1 meter ini sudah HID, melainkan belum projector.
Secara tampang, kami tidak dapat bilang wajah kendaraan beroda empat ini menawan apabila diperbandingkan Serena atau Biante misalnya. Cenderung biasa, melainkan masih lebih normal dan gampang diterima mata dibanding desain Delica atau Nav1 yang sedikit kaku. Tepat di atas headlamp-nya, kita memandang ada lis chrome yang memanjang dari depan hingga ke belakang kendaraan beroda empat.
Pelek Hyundai H-1 facelift ini baru desainnya, dan untuk yang Royale seperti ini, ukuran peleknya cukup besar, ialah 18 inci. Desainnya juga bagus dan finishing warnanya lumayan sederhana. Bannya menerapkan ukuran 235/55 R18. Dari samping, kita dapat memandang ada side skirt di bawah dan flush Glass di kaca pintu penumpang baris kedua, dan di tipe Royale, pintu gesernya sudah elektrik.
Wajib diapresiasi bagaimana Hyundai memberikan rem cakram berventilasi di keempat roda sebagai standar bagi H-1 untuk segala tipe, sudah ABS pula. Soalnya kami pernah menemukan kendaraan penumpang berbobot berat lainnya di Indonesia yang rem belakangnya masih teromol, dan berdasarkan salah satu engineernya, rem teromol ialah rem paling pas untuk kendaraan beroda empat berat itu. Oh begitu ya pak? Terus kok kendaraan beroda empat itu di Australia rem belakangnya pakai cakram?
Di bagian belakang, benar-benar khas MPV roti tawar. Formatnya cenderung kotak, dan lagi-lagi ada cukup banyak chrome di sini, seperti di garnish plat nomor kendaraan beroda empat, di bawah kaca belakang dan di muffler tip. Sekali lagi, kendaraan beroda empat ini memang tidak good looking, apalagi dari belakang, karena semuanya didesain cukup basic dan sederhana.
Nah, di belakangnya ini baru ketahuan fiturnya, karena kelihatan ada 4 titik sensor parkir plus kamera parkir. Benar-benar menolong sekali, karena memarkir kendaraan beroda empat sepanjang ini pastilah PR banget bagi supirnya.
Sebenarnya agak penasaran juga dengan kendaraan beroda empat yang satu ini, soalnya apabila berkeinginan MPV besar seperti ini, dari kubu merek Jepang ada Serena, Biante, Delica dan Nav1, melainkan apa H-1 ini dapat memberikan lebih dibanding kendaraan beroda empat-kendaraan beroda empat tadi? Atau bahkan sebaliknya? Biar tidak tanggung, kami membahas yang tipe Royale CRDi, alias yang paling mahal seharga 573 jutaan (diesel) dan 515 jutaan (bensin).
Perlu dicatat, judul dari Hyundai H-1 ini ialah facelift, jadi memang ubahannya tidak akan kelewat banyak. Resep ubahannya juga cukup standar, ialah dengan penambahan chrome di sana, sini, situ dan sono. Di depan saja sudah ada gril chrome, lis chrome bumper depan dan garnish chrome untuk foglamp dekat LED DRL. Grilnya besar juga ya? Oh ya, lampu depan kendaraan beroda empat yang panjangnya 5,1 meter ini sudah HID, melainkan belum projector.
Secara tampang, kami tidak dapat bilang wajah kendaraan beroda empat ini menawan apabila diperbandingkan Serena atau Biante misalnya. Cenderung biasa, melainkan masih lebih normal dan gampang diterima mata dibanding desain Delica atau Nav1 yang sedikit kaku. Tepat di atas headlamp-nya, kita memandang ada lis chrome yang memanjang dari depan hingga ke belakang kendaraan beroda empat.
Pelek Hyundai H-1 facelift ini baru desainnya, dan untuk yang Royale seperti ini, ukuran peleknya cukup besar, ialah 18 inci. Desainnya juga bagus dan finishing warnanya lumayan sederhana. Bannya menerapkan ukuran 235/55 R18. Dari samping, kita dapat memandang ada side skirt di bawah dan flush Glass di kaca pintu penumpang baris kedua, dan di tipe Royale, pintu gesernya sudah elektrik.
Wajib diapresiasi bagaimana Hyundai memberikan rem cakram berventilasi di keempat roda sebagai standar bagi H-1 untuk segala tipe, sudah ABS pula. Soalnya kami pernah menemukan kendaraan penumpang berbobot berat lainnya di Indonesia yang rem belakangnya masih teromol, dan berdasarkan salah satu engineernya, rem teromol ialah rem paling pas untuk kendaraan beroda empat berat itu. Oh begitu ya pak? Terus kok kendaraan beroda empat itu di Australia rem belakangnya pakai cakram?
Di bagian belakang, benar-benar khas MPV roti tawar. Formatnya cenderung kotak, dan lagi-lagi ada cukup banyak chrome di sini, seperti di garnish plat nomor kendaraan beroda empat, di bawah kaca belakang dan di muffler tip. Sekali lagi, kendaraan beroda empat ini memang tidak good looking, apalagi dari belakang, karena semuanya didesain cukup basic dan sederhana.
Nah, di belakangnya ini baru ketahuan fiturnya, karena kelihatan ada 4 titik sensor parkir plus kamera parkir. Benar-benar menolong sekali, karena memarkir kendaraan beroda empat sepanjang ini pastilah PR banget bagi supirnya.


0 Response to "Review Lengkap Eksterior Hyundai H-1 Facelift 2016"
Post a Comment