Akibat Infeksi Vagina, Wanita Dihadapkan kepada Risiko Serangan Penyakit Ini
Monday, October 22, 2018
Add Comment
Dikala menstruasi, penting bagi tiap wanita untuk menjaga higienitas daerah kewanitaan. Risiko infeksi organ intim wanita kian tinggi ketika kebersihan ketika menstruasi tak terjaga. Oleh sebab itu, sebagai perbuatan pencegahan dibutuhkan sebuah perawatan khusus.
Tingkat keasaman (pH) normal organ intim wanita ialah antara 3,8 sampai 4,5. Kadar ini cenderung meningkat di masa menstruasi seiring meningkatnya pH darah. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan jamur organ intim wanita meningkat selama jangka waktu datang bulan. Gejala infeksi ini umumnya terjadi sekitar sepekan sebelum haid. Sebagian figur variasi infeksi yang bisa menyerang daerah organ intim wanita antara lain:
Klamidia (chlamydia)
Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Pada wanita, penyakit ini bisa menginfeksi dubur, leher rahim, ataupun tenggorokan. Penularan penyakit ini terjadi via hubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi.
Infeksi jamur atau candidiasis
Disebabkan oleh jamur Candida yang tak jarang diasosiasikan dengan kemunculan iritasi, gatal, dan sembab.
Gonore
Penyakit menular seksual akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae.
Vaginosis bakteri
Infeksi pada organ intim wanita akibat bakteri. Kondisi ini timbul sebab ketimpangan bakteri bagus dan buruk pada organ intim wanita.
Vaginitis viral
Salah satu penyebab penyakit infeksi virus ini ialah herpes simplex virus atau HSV (herpes genetalia). Penyakit kelamin ini disebarkan via hubungan seksual.
Trikomoniasis
Penyakit menular seksual yang tak jarang menyerang wanita ini disebabkan oleh organisme kecil bernama Trikomonas vaginalis.
Vaginitis non-infeksi/alergi
Tanggapan yang timbul akibat bahan penggerak alergi (alergen).
Pada dasarnya, risiko infeksi organ intim wanita ketika menstruasi bisa dikurangi dengan berbagai metode simpel, seperti mengganti pembalut secara teratur dan menjaga kebersihan organ intim wanita. Selain itu, berikan waktu ekstra ketika mandi untuk membersihkan daerah kewanitaan dari darah dan cairan. Sementara pencegahan yang bisa dijalankan sehari-hari ialah dengan menjaga organ intim wanita tetap kering, tak menerapkan celana yang terlalu ketat, membasuh alat vital dari depan ke belakang setelah membuang air kecil, sampai menerapkan kondom ketika terkait seksual.
Tingkat keasaman (pH) normal organ intim wanita ialah antara 3,8 sampai 4,5. Kadar ini cenderung meningkat di masa menstruasi seiring meningkatnya pH darah. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan jamur organ intim wanita meningkat selama jangka waktu datang bulan. Gejala infeksi ini umumnya terjadi sekitar sepekan sebelum haid. Sebagian figur variasi infeksi yang bisa menyerang daerah organ intim wanita antara lain:
Klamidia (chlamydia)
Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Pada wanita, penyakit ini bisa menginfeksi dubur, leher rahim, ataupun tenggorokan. Penularan penyakit ini terjadi via hubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi.
Infeksi jamur atau candidiasis
Disebabkan oleh jamur Candida yang tak jarang diasosiasikan dengan kemunculan iritasi, gatal, dan sembab.
Gonore
Penyakit menular seksual akibat bakteri Neisseria gonorrhoeae.
Vaginosis bakteri
Infeksi pada organ intim wanita akibat bakteri. Kondisi ini timbul sebab ketimpangan bakteri bagus dan buruk pada organ intim wanita.
Vaginitis viral
Salah satu penyebab penyakit infeksi virus ini ialah herpes simplex virus atau HSV (herpes genetalia). Penyakit kelamin ini disebarkan via hubungan seksual.
Trikomoniasis
Penyakit menular seksual yang tak jarang menyerang wanita ini disebabkan oleh organisme kecil bernama Trikomonas vaginalis.
Vaginitis non-infeksi/alergi
Tanggapan yang timbul akibat bahan penggerak alergi (alergen).
Pada dasarnya, risiko infeksi organ intim wanita ketika menstruasi bisa dikurangi dengan berbagai metode simpel, seperti mengganti pembalut secara teratur dan menjaga kebersihan organ intim wanita. Selain itu, berikan waktu ekstra ketika mandi untuk membersihkan daerah kewanitaan dari darah dan cairan. Sementara pencegahan yang bisa dijalankan sehari-hari ialah dengan menjaga organ intim wanita tetap kering, tak menerapkan celana yang terlalu ketat, membasuh alat vital dari depan ke belakang setelah membuang air kecil, sampai menerapkan kondom ketika terkait seksual.


0 Response to "Akibat Infeksi Vagina, Wanita Dihadapkan kepada Risiko Serangan Penyakit Ini"
Post a Comment